Masuki Era Baru Kendaraan Listrik, Jokowi Resmikan Pabrik Baterai Terbesar di Asia Tenggara

0
149
Masuki Era Baru Kendaraan Listrik, Jokowi Resmikan Pabrik Baterai Terbesar di Asia Tenggara
Masuki Era Baru Kendaraan Listrik, Jokowi Resmikan Pabrik Baterai Terbesar di Asia Tenggara (Dok Foto: BPMI Setpres)
Pojok Bisnis

Presiden Joko Widodo meresmikan ekosistem baterai dan kendaraan listrik asal Korea Selatan di Indonesia pada hari Rabu, 3 Juli 2024. Acara ini berlangsung di PT. Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam peresmian ini, Presiden menegaskan bahwa pabrik sel baterai EV ini adalah yang pertama dan terbesar di Asia Tenggara.

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pengembangan ekosistem baterai sebagai langkah strategis Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

“Hari ini kita memulai era baru dengan menetapkan tonggak komitmen kita untuk menjadi pemimpin global dalam ekosistem baterai sel EV dan kendaraan listrik,” ujar Presiden.

Apresiasi Kepada Hyundai yang Berani Melakukan Investasi di Indonesia

Presiden juga mengapresiasi visi dan keberanian Ketua Hyundai, Chairman Chung, yang memulai proyek ini di tengah tantangan pandemi global. Menurutnya, proyek besar ini tidak mungkin terlaksana tanpa visi dan keberanian yang ditunjukkan oleh Chairman Chung.

PT Mitra Mortar indonesia

“Saya ingin memberikan penghargaan kepada Chairman Chung yang berani mengambil keputusan penting di masa pandemi,” kata Presiden.

Proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan smelter dan pabrik sel baterai kendaraan listrik, tetapi juga mengintegrasikan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia seperti nikel, bauksit, dan tembaga.

Presiden yakin bahwa dengan integrasi ini, Indonesia akan mampu bersaing dengan negara lain. “Siapa yang bisa menghalangi kita dalam mobil listrik jika kondisi kita sangat kompetitif seperti ini?” ucap Presiden.

Investasi Besar untuk Masa Depan

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas investasi sebesar Rp20 triliun dari pabrik mobil Hyundai serta konsorsium antara Hyundai dan LG dengan nilai investasi Rp160 triliun untuk ekosistem baterai listrik. Investasi ini menunjukkan eratnya kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Semoga ini menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia,” tutur Presiden.

Pabrik sel baterai ini merupakan hasil kerja sama antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution, yang berdiri di lahan seluas 319.000 meter persegi. Pada paruh pertama tahun 2024, pabrik ini diharapkan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 10 GWh sel baterai, cukup untuk 150.000 kendaraan listrik.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan