Harga Perak Antam Turun ke Rp53.900 per Gram, Jauh dari Rekor Tertinggi Januari

0
62
Harga Perak Antam Turun ke Rp53.900 per Gram, Jauh dari Rekor Tertinggi Januari
Harga Perak Murni Antam Turun ke Rp53.900 per Gram, Jauh dari Rekor Tertinggi Januari (Dok Foto: Logammulia.com)
Pojok Bisnis

Harga Perak Murni yang diperdagangkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali bergerak turun pada perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. Berdasarkan pantauan resmi, Harga Perak Murni hari ini berada di level Rp53.900 per gram, mencerminkan koreksi lanjutan setelah sebelumnya mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa hari terakhir.

Mengacu pada data yang dirilis melalui laman Logammulia.com, harga tersebut turun Rp600 dibandingkan posisi perdagangan sehari sebelumnya, Senin (2/2/2026), yang masih bertengger di angka Rp54.500 per gram. Penurunan ini menambah tekanan setelah pasar perak domestik sempat mencatatkan lonjakan signifikan pada akhir Januari lalu.

Koreksi yang terjadi saat ini terbilang cukup dalam jika dibandingkan dengan pergerakan Harga Perak Murni pada Kamis, 29 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, perak Antam sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) di angka Rp72.900 per gram. Lonjakan tersebut dipicu oleh sentimen global serta meningkatnya minat terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar keuangan.

Daftar Harga Perak Batangan Antam

Berdasarkan data resmi Logammulia.com per Selasa (3/2/2026), berikut rincian Harga Perak Murni batangan produksi Antam:

PT Mitra Mortar indonesia
  • Perak batangan 1 gram dibanderol Rp53.900

  • Perak batangan 250 gram dijual Rp13.875.000, atau Rp15.401.250 setelah dikenakan PPN 11 persen

  • Perak batangan 500 gram dibanderol Rp26.950.000, atau Rp29.914.500 termasuk PPN 11 persen

Sementara itu, untuk kategori perak batangan heritage, harga yang berlaku adalah sebagai berikut:

  • Perak heritage 31,1 gram: Rp2.224.109, atau Rp2.468.761 dengan PPN

  • Perak heritage 186,6 gram: Rp12.223.036, atau Rp13.567.570 setelah PPN

Penurunan Harga Perak Murni di dalam negeri terjadi di tengah pergerakan berbeda pada pasar global. Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip pukul 09.53 WIB, harga perak spot internasional justru terpantau menguat ke level USD 81,7800 per troy ons. Secara harian, harga perak dunia naik sekitar 3,16 persen atau menguat 2,51 poin.

Di sisi lain, sentimen positif juga terlihat di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 42,15 poin atau naik 0,53 persen ke posisi 7.964,88 pada perdagangan pagi hari. Penguatan ini menjadi sinyal pemulihan setelah tekanan yang sempat membebani pasar dalam beberapa sesi terakhir.

Pergerakan Harga Perak Murni ke depan masih akan dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik, mulai dari dinamika pasar komoditas internasional, nilai tukar rupiah, hingga sentimen investor terhadap aset aman.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan