Alasan di Balik Venturra Capital Hobi Berinvestasi di Peruasahaan Rintisan

0
325
Ilustrasi (Squarespace)

Berempat.com – Salah satu perusahaan konglomerat di Indonesia, Lippo Group diketahui memiliki perusahaan modal ventura yang sangat aktif berinvestasi di perusahaan rintisan (startup) di Indonesia. Kebanyakan perusahaan tersebut bergerak di bidang e-commerce, financial technology (FinTech), dan education technology (EdTech).

Rupanya, ada alasan kuat mengapa Lippo Group doyan berinvestasi di perusahaan rintisan melalui Venturra Capital. Diungkap Managing Partner Venturra Capital Rudy Ramaway, tujuan perusahaannya berinvestasi agar dapat menyesuaikan pola perubahan zaman, terutama perilaku konsumen.

“Saya rasa itu bukan hanya diakukan Lippo Group, banyak grup besar lain yang berinvestasi pada startup agar membantu bisnis utamanya,” ujar Rudy pada gelaran Indonesia Summit 2018 di Jakarta, Kamis (5/4).

Memang, untuk saat ini Venturra Capital sedang berfokus untuk berinvestasi pada perusahaan rintisan di bidang e-commerce, fintech, dan edtech. Namun, Rudy menegaskan bahwa Venturra Capital tak berarti menutup pintu bagi perusahaan rintisan di bidang lain.

“Intinya di mana ada perubahan pola konsumen, model bisnis tentu perlu menyesuaikan, penyesuaian itu bisa dilakukan dengan berinvestasi pada startup,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rudy mengatakan bila berinvestasi di perusahaan rintisan teknologi sangat berbeda polanya dengan berinvestasi di perusahaan pada umumnya. Karena menurutnya, berinvestasi pada perusahaan rintisan bukan hanya melihat model bisnis, tapi juga mempertimbangkan gagasan pendirinya.

Itulah mengapa, Rudy mengungkapkan bila pihaknya tak akan segan berinvestasi saat menemukan pendiri perusahaan rintisan yang gagasannya cocok. Bahkan, Rudy mengisyaratkan bila perusahaannya tak hanya membatasi investasi pada perusahaan rintisan lokal saja.

“Bisnis teknologi itu borderless, di mana ada ide bagus kita mesti cepat belajar untuk adopsi dan terus kembangkan lagi,” ungkapnya.

Sejauh ini, Venturra Capital telah berinvestasi di beberapa perusahaan rintisan teknologi di Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Thailand.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.