Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM di SPBU Swasta

0
278
Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM di SPBU Swasta
Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM di SPBU Swasta (Foto Ilustrasi SPBU BP)
Pojok Bisnis

Isu mengenai kelangkaan BBM di sejumlah SPBU swasta kembali mencuat dalam sepekan terakhir. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Menurutnya, pemerintah telah memberikan tambahan kuota impor BBM sebesar 10 persen kepada SPBU swasta, sehingga seharusnya pasokan masih aman.

Bahlil menjelaskan, sama seperti tahun 2024, pihak swasta tetap mendapat kuota impor penuh, ditambah tambahan 10 persen pada 2025. Dengan begitu, menurutnya, tidak ada alasan bagi SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, maupun VIVO untuk mengalami keterbatasan stok.

“Kalau tahun lalu kuota impor diberikan 1 juta, tahun ini ditambah 10 persen menjadi 1,1 juta. Artinya kuotanya sudah lebih besar dibanding sebelumnya, jadi tidak ada yang namanya kelangkaan,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/9).

Solusi untuk Permintaan Tambahan Pasokan

Meski demikian, Bahlil mengakui bahwa beberapa SPBU swasta memang mengajukan permintaan tambahan kuota impor. Menurutnya, jika memang ada kebutuhan lebih, pihak swasta bisa melakukan skema kerja sama business-to-business (B2B) dengan Pertamina. Pasalnya, cadangan nasional BBM masih tersedia dan dapat dimanfaatkan melalui mekanisme tersebut.

PT Mitra Mortar indonesia

“Kalau mereka ingin tambahan, silakan lakukan kolaborasi B2B dengan Pertamina. Persediaan nasional kita masih ada, jadi seharusnya tidak ada kendala,” tegasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Bahlil pada pekan sebelumnya, ketika isu kelangkaan BBM pertama kali mencuat. Kala itu, ia menegaskan bahwa kuota impor yang diberikan tahun ini sudah lebih besar dibanding 2024. Sehingga, apabila SPBU swasta masih mengeluhkan kekurangan pasokan, mereka bisa memanfaatkan cadangan dari Pertamina melalui mekanisme yang disepakati.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan bahwa distribusi BBM nasional tetap berjalan normal dan tidak ada gangguan signifikan yang bisa memicu kekosongan di pasaran. Bahlil menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah, Pertamina, dan pihak swasta agar masyarakat tidak dirugikan dengan isu yang tidak berdasar.

Dengan tambahan kuota impor serta opsi kerja sama B2B, pemerintah optimistis pasokan BBM di SPBU swasta maupun Pertamina akan tetap terjaga. Langkah ini diharapkan dapat meredam keresahan publik sekaligus memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap stabil.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan