Nusantara Liberica Coffee Exhibition Tampilkan Ragam Rasa Kopi dari Penjuru Nusantara

0
293
Nusantara Liberica Coffee Exhibition Tampilkan Ragam Rasa Kopi dari Penjuru Nusantara
Nusantara Liberica Coffee Exhibition Tampilkan Ragam Rasa Kopi dari Penjuru Nusantara (Dok Foto: Humas Otorita IKN)
Pojok Bisnis

Aroma kopi menyelimuti udara di Sentra Massa, Ibu Kota Nusantara. Di sudut ruangan, tangan-tangan terampil menuang air panas ke bubuk kopi liberika, memicu obrolan hangat di antara para pengunjung. Sebagian datang untuk pertama kalinya mencicipi, sebagian lagi sudah lama jatuh hati pada rasa khasnya. Semua hadir dalam Nusantara Liberica Coffee Exhibition, sebuah perayaan yang mempertemukan petani, peracik, penikmat, hingga masyarakat umum untuk merayakan salah satu kekayaan kopi Nusantara yang mulai mendapat sorotan.

Ajang perdana yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) ini tidak sekadar menampilkan deretan biji kopi liberika dari berbagai daerah, tetapi juga mengajak publik menyusuri perjalanannya — dari kebun hingga tersaji di cangkir. Melalui sesi public cupping, pengunjung diajak mencicipi langsung liberika yang lembut namun berkarakter, berbeda dari arabika dan robusta yang selama ini mendominasi pasar.

“Liberika ini sangat soft medium. Kita ingin mengangkat pamornya di tengah dominasi arabika dan robusta. Event ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan sumber daya lokal, termasuk kopi. Ke depan, kita juga akan mendorong penelitian lebih lanjut mengenai liberika, bahkan akan mencoba menanamnya di dekat Embung MBH,” ungkap Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat hadir dalam sesi cupping, Sabtu (9/8/2025).

Ragam Rasa dari Berbagai Penjuru

Pameran ini menampilkan beragam liberika dengan karakter unik. Ada liberika Kuningan dan Pemalang yang tumbuh di dataran tinggi, hingga liberika Teluk Pandan dan Muara Badak dari Kalimantan Timur yang berkembang di lahan gambut dataran rendah. Salah satu yang menarik perhatian adalah Liberika Sepaku Trans, hasil budidaya petani di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sejak 1975, terkenal dengan aroma khas menyerupai buah nangka.

PT Mitra Mortar indonesia

Kehangatan acara kian terasa saat Slamet Prayogo, petani kopi liberika asal Samarinda, berbagi kisah pengalamannya. Ia bercerita tentang ketangguhan tanaman ini yang mampu tumbuh di berbagai kondisi.
“Liberika ini tanaman yang bandel. Tahun 2021, saya menanam di 0 mdpl di Muara Badak, Kutai Kartanegara, dan tumbuh subur sampai bisa dipanen. Artinya, kopi tidak harus ditanam di dataran tinggi saja,” ujarnya.

Lebih dari sekadar minuman, kopi liberika menjadi simbol potensi lokal yang siap bersaing di pasar global. Ketahanannya terhadap hama, kemampuannya hidup di lahan gambut, dan cita rasa unik menjadikannya pilihan potensial untuk pertanian berkelanjutan. Apalagi, sistem budidaya agroforestri memungkinkan liberika tumbuh berdampingan dengan tanaman hutan, menjaga produktivitas sekaligus kelestarian lingkungan.

Melalui Nusantara Liberica Coffee Exhibition, Otorita IKN berharap liberika dapat menjadi ikon baru Kalimantan Timur, mempererat kolaborasi antara petani, peneliti, pelaku usaha, dan pemerintah, sekaligus memperkenalkan secangkir cita rasa Nusantara kepada dunia.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan