Pelaku Industri Sektor Kosmetik Jadi Motor Inovasi Lokal, Gimana Strategi Pemerintah?

0
269
Pelaku Industri Sektor Kosmetik Jadi Motor Inovasi Lokal, Gimana Strategi Pemerintah?
Pelaku Industri Sektor Kosmetik Jadi Motor Inovasi Lokal, Gimana Strategi Pemerintah? (Dok Foto: Kemenperin)
Pojok Bisnis

Upaya pemerintah dalam memperkuat industri nasional terus digalakkan, salah satunya lewat peningkatan daya saing pelaku industri sektor kosmetik dan obat tradisional. Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian konsisten memberikan pembinaan agar para pelaku usaha, terutama yang tergolong IKM, mampu naik kelas dan bersaing di level nasional maupun internasional.

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menyatakan bahwa memperluas skala usaha menjadi hal penting yang perlu dilakukan agar pelaku IKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, dengan naik kelas, pelaku industri sektor kosmetik tak hanya meningkatkan daya saing, tapi juga memperluas akses pasar dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

“Pertumbuhan IKM seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi kuantitas, tapi juga kualitas. Ketika sebuah IKM mampu menjadi merek yang dikenal luas, maka dampaknya akan dirasakan hingga ke level konsumen dan perekonomian secara keseluruhan,” ujar Reni dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8).

Dominasi IKM dan Kinerja Ekspor Menjanjikan

Saat ini, sektor kosmetik dan obat tradisional berada dalam posisi yang cukup strategis dalam peta industri manufaktur nasional. Selain jumlah pelakunya yang besar, sektor ini juga menunjukkan potensi nilai ekonomi yang menjanjikan. Berdasarkan data 2024, tercatat ada 1.292 industri kosmetik di Indonesia, di mana sekitar 89% di antaranya berasal dari kalangan IKM. Untuk industri obat tradisional, dari 1.043 unit usaha yang terdata, 86% juga dikuasai oleh pelaku IKM.

PT Mitra Mortar indonesia

Tak hanya unggul dalam jumlah, kinerja ekspor juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2024, produk kosmetik Indonesia berhasil mencatatkan nilai ekspor mencapai USD 410,7 juta. Sementara produk obat tradisional menyumbang ekspor senilai USD 6,9 juta, dengan negara tujuan utama seperti Taiwan, Malaysia, dan Filipina.

Meski begitu, Reni mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan teknologi dan kapasitas produksi, kurangnya pemahaman terkait perizinan seperti BPOM, hingga strategi pemasaran dan branding yang belum optimal.

Program Pembinaan dan Kolaborasi Strategis

Untuk menjawab tantangan tersebut, Ditjen IKMA telah menggulirkan berbagai program pembinaan yang dirancang agar IKM di sektor ini bisa berkembang. Mulai dari fasilitasi sertifikasi produk, pelatihan formulasi, hingga pendampingan standardisasi mutu dan reimburs pembelian mesin lewat program restrukturisasi industri.

Pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri besar, akademisi, dan asosiasi. “Kami terus mendorong IKM agar bisa belajar langsung dari para pelaku industri yang telah sukses melakukan scale-up, agar terbentuk ekosistem industri yang saling menguatkan,” tambah Reni.

Salah satu langkah nyata dari kolaborasi ini adalah terselenggaranya webinar bertema “Strategi Scale-Up: Dari IKM ke Brand Nasional” pada 29 Juli 2025. Acara tersebut menghadirkan tokoh industri seperti Nurhayati Subakat (Komisaris Utama PT Paragon) dan Maria R. Hidayat (Direktur Marketing PT Sido Muncul), yang berbagi pengalaman sukses mereka dalam membesarkan bisnis.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyatakan harapannya agar forum ini menjadi wadah inspirasi dan pembelajaran. Menurutnya, ketika pelaku IKM bisa melihat dan memahami perjalanan bisnis para figur sukses, mereka akan lebih percaya diri menghadapi tantangan dalam mengembangkan usahanya.

Dengan dukungan kebijakan, kemitraan yang kuat, dan inovasi berkelanjutan, sektor kosmetik dan obat tradisional dinilai mampu menjadi pendorong industri bernilai tambah lokal yang siap menembus pasar global.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan